Jika
kita berbicara mengenai waktu maka Allah SWT sangat mengingatkan kepada manusia
mengenai urgensi waktu. orang-orang kapitalis mengatakan time is money, waktu adalah uang, namun sayangnya waktu tidak bisa dibeli dengan uang apalagi kita juga
tidak bisa pergi ke waktu lalu.
Sungguh
kita diberikan Allah SWT waktu yang sangat terbatas, dan yang membatasi kita
adlah kematian. Dan kematianpun tidak bisa ditebak. Mungkin kita bisa saja
meninggal di usia 20 tahun, 30 tahun, 40 tahun atau bahkan besok kita akan
wafat. Namun hidup bukanlah masalah berapa lama waktunya tetapi seberapa baik
perjalanan kehidupan kita
Sahabat
fillah, seiring berjalannya waktu maka usia kita pun semakin bertambah. namun
dengan bertambahnya usia kita apakah kita sudah belajar banyak di dalam
universitas kehidupan yang telah kita lalui?. sudah semaksimal apa kita
meningkatkan kualitas pribadi kita?. apakah kita hanya ingin menjadi
manusia-manusia biasa-biasa saja? apakah kita lebih munuruti hawa nafsu kita?
apakah kita lebih sering malas untuk berbuat baik, belajar, dan apatis dengan
kehidupan kita.
Maka
saya terinspirasi dengan quotes dari baginda Rosulullah SAW dalam hadisnya: “Dari Ibnu Abbas dia berkata: telah bersabda
Rasululloh, seraya menasehati seseorang: Jagalah olehmu lima perkara sebelum
datang lima perkara yang lainnya, jaga masa mudamu sebelum tuamu, jaga masa
sehatmu sebelum datang waktu sakit, jaga masa kayamu sebelum miskin, jaga masa
lapangmu sebelum masa sempitmu, dan jaga masa hidupmu sebelum datang
kematianmu” (HR Hakim). Maka benar kata rosul, di usia muda kita seharusnya memanfaatkan
waktu dengan sebaik mungkin, hendaknya kita belajar dan bekerja dengan ikhlas,
mengembangkan bakat dan kemampuan diri. Jangan hanya menuruti keenakan sekejap
namun menderita dikala usia sudah beranjak tua dan timbul penyesalan.
Karena
waktu ini amat cepat berlalu maka karena itulah kita sepantasnya mencontoh
Rosululah saw hamba Allah yang tercerdas yang memanfaatkan setiap hitungan hari
jam menit detik berarti. Beliaulah tauladan kita. Rosulullah SAW di usia 12
tahun beliau sudah belajar enterpreneurship ketika beliau di ajak oleh pamannya
abu thalib ke negeri syam. Kemudian jika kita mau belajar pada Bung karno
pahlawan kita, ketika di usia muda beliau sudah bisa berorganisasi, bahkan
ketika beliau berusia 25 tahun dalam usahanya menentang kolonial belanda beliau
menciptakan buku dengan judul Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme.
Lalu
Bagaimana dengan diri kita, sudah berapa banyak manfaat yang sudah kita ambil
dalam perjalanan hidup kita selama ini, Allah memberikan kepada kita durasi
waktu yang sama yaitu sehari 24 jam. Orang-orang besarpun tidak memiliki waktu
lebih dari 24 jam sehari, namun karena mereka bisa memanfaatkan waktu sebaik
mungkin akhirnya mereka menjadi orang yang bermanfaayt baik bagi dirinya maupun
bagi orang lain.. Allah SWT berfirman “
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali
orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati
supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (
Al- Ashr: 1-3)
Sahabat
fillah, gunakan masa mudamu untuk belajar baik di sekolah formal, informal maupun
di universitas kehidupan ini. Marilah kita merubah sikap dan pola pikir kita. Gunakanlah
waktu kita sebaik mungkin. Rosulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang harinya
sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung.
Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi.
Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia
terlaknat.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar